Maximilian Weber: Modernitas Sebagai Sangkar Besi

Yohanes Wahyu Prasetyo (Biarawan Ordo Fransiskan – Alumnus Program Studi Sarjana dan Pascasarja STF Driyarkara Jakarta)   Periode kontemporer didominasi kecepatan (speed), di mana produksi, konsumsi, kredit, relasi, dan perjalanan bersifat cepat. Kecepatan dan akselerasi merupakan inti dunia kapitalis maju. Terutama pada abad XXI, kehidupan masyarakat ditandai dengan pengiriman tepat waktu, kontrak jangka pendek, perubahan […]

Diskursus Filsafat

Èmile Durkheim: Modernitas Sebagai Ikatan Moral

Yohanes Wahyu Prasetyo (Biarawan Ordo Fransiskan – Alumnus Program Studi Sarjana dan Pascasarja STF Driyarkara Jakarta)   Masyarakat modern ditandai paradoks, di mana individualisme (individualism) dan kebebasan (freedom) manusia bersinggungan serta mencabut harapan (expectations) dan kewajiban (obligations) ikatan moral. Perlu diketahui bahwa masyarakat modern mempunyai dua upaya dalam rangka menyelesaikan persoalan sosial dan konflik budaya. Pertama, […]

Diskursus Filsafat

Karl Marx: Kontradiksi Modernitas

Yohanes Wahyu Prasetyo (Biarawan Ordo Fransiskan – Alumnus Program Studi Sarjana dan Pascasarja STF Driyarkara Jakarta)   Karl Marx (1818-1883) melukiskan kehidupan sosial sebagai kebebasan (freedom) dan ketidakleluasaan (constraint) serta kemungkinan (possibility) dan pembatasan (limitation). Selain itu, bertindak sesuka hati dan mengalami sesuatu yang baru juga dilihat sebagai ciri kebebasan. Keyakinan tersebut dilatarbelakangi globalisasi pasar […]

Diskursus Filsafat

Zygmunt Bauman: Masyarakat Modern Diwarnai Deregulasi Ekonomi

Yohanes Wahyu Prasetyo (Biarawan Ordo Fransiskan – Alumnus Program Studi Sarjana dan Pascasarja STF Driyarkara Jakarta)   Zygmunt Bauman (1925-2017) memperingatkan bahwa dunia global baru (new globalized world) ditandai ketidakpastian dan ambivalensi. Menurut Bauman, pasca-modernisasi menciptakan pola kekuasaan dan ketidaksetaraan serta peluang dan resiko bagi manusia. Terkait hal ini, Auschwitz merupakan hasil dari misi peradaban […]

Diskursus Filsafat

Herbert Marcuse: Masyarakat Modern Mengalami Penindasan, Penderitaan, Represi, dan Trauma

Yohanes Wahyu Prasetyo (Biarawan Ordo Fransiskan – Alumnus Program Studi Sarjana dan Pascasarja STF Driyarkara Jakarta)   Menurut Herbert Marcuse (1898-1979), logika kapitalisme dipaksakan melalui budaya periklanan, pemasaran, dan hiburan. Kapitalisme beroperasi pada tataran yang tidak disadari (unconscious level). Hal ini disebut sebagai desublimasi represif (repressive desublimation). Berdasarkan sistem kapitalisme, masyarakat terlibat dalam lanskap komoditas […]

Diskursus Filsafat

Jürgen Habermas: Masyarakat Modern Didominasi Budaya Kapitalis, Birokrasi, dan Teknologi

Yohanes Wahyu Prasetyo (Biarawan Ordo Fransiskan – Alumnus Program Studi Sarjana dan Pascasarja STF Driyarkara Jakarta)   Jürgen Habermas meyakini asumsi dasar pencerahan (enlightenment) yang terkait kebebasan (freedom) dan solidaritas (solidarity) mampu mentransformasi masyarakat. Dalam kebebasan dan kesetaraan, setiap orang dituntut mengambil perspektif orang lain dan memproyeksikan dirinya ke dalam perspektif orang lain serta diri […]

Diskursus Filsafat